ILLUSTRATION: Travel visas

SIKAP TIDAK MAU MENGAMBIL RUKHSHOH (KERINGANAN)

Oleh : Abu Akmal Mubarok

Image

Islam datang dengan agama yang mudah dan salah satu bentuk kemudahan itu ialah dengan memberikan rukhshoh (keringanan) sebagai bentuk dispensasi bagi umatnya. Dan rukhshoh ini adalah datangnya dari Allah azza wa jalla karena ingin menjadikan agama ini mudah dan tidak menyulitkan hambaNya.

“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”

(Q.S. Al-Baqarah : 185)

“Dan dia sekali-sekali tidak menjadikan untukmu dalam agama ini suatu kesempitan” (Q.S. Al-Hajj : 78)

Begitu juga sikap Rasulullah s.a.w. dalam menghadapi masalah agama, bila terdapat beberapa pilihan atau alternatif dalam urusan agama, maka beliau selalu memilih yang termudah, sepanjang hal tersebut tidak keluar dari tuntunan syari’at atau bukan merupakan sebuah dosa. Hal ini diungkapkan dalam hadits berikut :

Dari Asiyah r.ah. “Rasulullah selalu memilih yang termudah dalam urusan agama, sepanjang hal tersebut bukan merupakan dosa” (H.R. Muslim )

Dari Jabir r.a. berkata : Rasulullah adalah orang yang suka memudahkan persoalan, jika Aisyah menghendaki sesuatu, beliau meluluskannya.” (H.R. Muslim & Baihaqi)

Namun saat sebagian umat Islam merasa asing dengan adanya rukhshoh (keringanan) yang disediakan oleh Allah, dan menganggap melaksanakan rukhshoh itu sebagai sikap menyepelekan agama. Sebagian orang ada yang merasa kurang afdhol jika rukhshoh itu dilaksanakan. Sebagian yang lain bahkan ada yang tidak tahu sama sekali dan berkomentar “Islam apaan itu?” ketika disodorkan dalil adanya rukhshoh.

Beberapa contoh rukhshoh dalam Islam adalah :

  1. Melaksanakan sholat jama’ qoshor dalam status musafir (tidak muqim)
  2. Tak ada shalat sunnah rawatib dalam status musafir sementara pahala tetap sama bagi yang rutin melaksanakannya ketika status muqim
  3. Melaksanakan sholat di atas kendaraan
  4. Boleh sholat sunnah sambil duduk setelah shalat fardhu (wajib)
  5. Berbuka puasa ketika dalam perjalanan baik puasa wajib maupun sunnah
  6. Berbuka puasa sunnah ketika kedatangan tamu dan menghormatinya sementara pahala puasanya tidak hilang
  7. Shalat sambil duduk atau berbaring ketika sakit
  8. Tayamum jika musim kemarau dan air kurang dari 1 kulah
  9. Tayamum jika sakit dan membahayakan kesehatan jika terkena air
  10. Tidak berpuasa ramadhan bagi yang sakit, menyusui atau hamil dan mengqodho di lain waktu
  11. Tidak berpuasa ramadhan bagi orang jompo dan cukup membayar fidyah
  12. Dan masih banyak lainnya

Maka berikut ini kami sampaikan bagaimana semestinya kita menyikapi adanya rukshoh yang disediakan oleh Allah ini. Apakah betul tidak mengambil rukhshoh itu lebih utama? Ataukah mengambil rukhshoh itu justru lebih utama?

Telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb; Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy dari Abu Adh Dhuha dari Masruq dari ‘Aisyah ia berkata: “Rasulullah s.a.w. memberikan suatu keringanan pada salah satu perintah beliau. Lalu hal itu sampai kepada sebagian sahabatnya dan mereka pun seperti kurang suka dan berlepas dari dari hal itu. maka sampailah kabar mengenai sikap mereka itu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sehingga beliau pun berdiri dan berkhutbah: “Kenapa ada orang yang telah sampai kepada mereka suatu urusan dariku yang aku mendapatkan keringanan karenanya lalu mereka membencinya dan berlepas darinya?! Demi Allah, sungguh aku adalah orang yang lebih mengenal Allah daripada mereka dan aku adalah orang yang paling takut kepadaNya“. (H.R. Muslim No. 4345)

Telah menceritakan kepada kami Abu Mua’wiyah Telah menceritakan kepada kami Al-A’masy dari Muslim dari Masruq dari Aisyah berkata; “Suatu saat Rasulullah s.a.w. memberi rukhsah (keringanan) pada suatu perkara, tapi ada sekelompok orang yang meninggalkannya. Kemudian hal itu sampai kepada Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam, beliau pun marah hingga wajahnya tampak memerah seraya bersabda: ‘Bila ada suatu kaum yang membenci terhadap apa yang telah aku beri keringanan, maka demi Allah, sungguh aku lebih mengetahui tentang Allah Azzawajalla dari pada mereka dan aku adalah orang yang paling takut kepada-Nya dari pada mereka'” (H.R. Ahmad No 23050)

 “Allah lebih menyukai rukhshoh-rukhshohNya diterima dan diamalkan sebagaimana seorang hamba menyukai pengampunanNya.” (H.R. Ath Thobari)[1]

“Allah lebih menyukai rukhshoh-rukhshohNya dilaksanakan sebagaimana Dia membenci dilanggar laranganNya.” (H.R. Ahmad)[2]

Sesungguhnya Allah Ta’ala lebih suka jika rukhsohNya diambil sebagaimana Ia suka jika kewajibanNya dilaksanakan” (H.R. Thabrani & Al-Bazaar)

Adalah sebuah kesombongan jika kita tidak mengambil rukhshoh (keringanan) yang telah disediakan Allah bagi manusia.

“Rasulullah s.a.w. selalu memilih yang termudah dalam urusan agama, sepanjang hal tersebut bukan merupakan dosa” (H.R. Muslim )

“Sebaik-baik umatku ialah apabila dia safar (bepergian) dia berbuka puasa dan meng-qoshor sholatnya, dan jika berbuat kebaikan merasa gembira tetapi bila melakukan keburukan beristighfar” (H.R. Athabrani)

Umar bin Abdul Aziz ketika ditanya mengenai mana yang lebih utama, tetap menjalankan ibadah sebagai mana biasanya, atau mengambil rukshoh (keringanan) yang disediakan Allah, maka ia menjawab : “Mana yang lebih mudah bagi seseorang, maka itulah yang lebih utama.”)[3]

Jadi ternyata sikap merasa tidak afdhol jika mengambil rukhshoh atau merasa seolah menyepelekan dan memudahkan urusan agama itu adalah anggapan yang salah. Apalagi jika menganggap meninggalkan rukhshoh adalah sikap yang lebih islami itu justru salah kaprah karena mengambil rukhshoh dalam ibadah itu adalah sikap yang lebih disukai Allah.


[1] Dr. Muh. Faiz Al-Math. 1100 Hadits Pilihan. Gema Insani Pers. Hal 25

[2] Dr. Muh. Faiz Al-Math. 1100 Hadits Pilihan. Gema Insani Pers. Hal 134

[3] Dr. Yusuf Qardhawi. Fatwa Fatwa Kontemporer Jilid 1. Gema Insani Press Ed.1 1995 Hal 429.

SIKAP TIDAK MAU MENGAMBIL RUKHSHOH (KERINGANAN)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s