TURUNNYA AIR DANAU TIBERIAS : KEMUNCULAN DAJJAL SEMAKIN DEKAT

tiberias-kering
Beberapa hari lalu (Oct 2016) saya menyaksikan di TVOne seorang Ustadz mengingatkan kemunculan Dajjal seiring dengan turunnya air Danau Tiberias. Beliau mengatakan bahwa air Danau Tiberias telah turun 16 meter dalam 10 tahun terakhir. Saya juga membaca banyak situs online memberitakan hal ini. Namun apakah benar air Danau Tiberias turun 16 meter? Dan apakah hal ini berkaitan dengan turunnya Dajjal??

Lihat : https://seteteshidayah.wordpress.com/2012/09/11/misteri-dajjal-jilid-1/

Februari 2016 lalu Israel Water Authority (IWA) atau Otoritas Air Pemerintah Israel  secara resmi mengumumkan penurunan level air Danau Tiberias memasuki taraf yang mengkhawatirkan, yaitu mendekati batas ambang 213 meter di bawah muka air laut.

Danau Tiberias atau dikenal juga dengan Laut Galilea atau dalam bahasa Hebrew disebut Kinderet (Gennesaret) adalah sebuah danau dengan luas 166,7 km2. Saking luasnya maka disebut dengan Laut Galilea. Danau ini merupakan danau yang paling rendah di muka bumi. Level tertingginya adalah 208 meter di bawah air laut, sedangkan level dasar danau berada pada 254 meter di bawah muka air laut. Namun sebagian dasar danau adalah lumpur dan tanaman air sehingga level air terdalam berada pada 253 meter di bawah muka air laut. Sehingga tinggi air danau ini sendiri adalah 253-208 = 45 meter.

Ambang kritisnya adalah saat air berada di level -213 di bawah muka air laut. Air Danau Tiberias ini naik turun berdasarkan cuaca. Jika cuaca kering maka airnya akan turun. Jika setelah musim dingin selesai atau ada hujan airnya naik lagi. Jarang sekali air Danau Tiberias ini turun sampai level kritis.

Namun dasawarsa terakhir ini airnya sering  di bawah ambang kritis.Tahun 2001 s/d 2003 level air Danau Tiberias pernah di bawah -213. Artinya selama 3 tahun berturut-turut berada di bawah ambang batas. Terulang lagi selama 4 tahun berturut-turut  antara tahun 2009 s/d 2012, level air berada di bawah -213. Hal ini belum pernah terjadi sejak 1967.

Pada tahun 2013-2014 level air naik lagi di atas ambang kritis. Namun tahun 2015 level air kembali turun dan tahun 2016 ini kembali lagi di bawah ambang kritis -213. Para ahli khawatir kali ini level air Danau Tiberias akan sulit naik lagi bahkan akan terus turun menyusul perkiraan terjadinya kekeringan pada tahun 2018.

Surat Kabar Al-Haaretz merilis berita bahwa level air Danau Tiberias akan mencapai rekor terendah selama 10 tahun terakhir. Israel Water Authority (IWA) melaporkan level air Danau Tiberias turun 32 centi di bawah ambang kritis -213 meter di bawah muka air laut. Level air pada tahun 1967 ada -208 dan kini mencapai -213. Artinya turun 5 meter selama kurun waktu 50 tahun terakhir. Jika penurunannya konstan, dalam kurun 50 tahun ke depan Danau Tiberias akan kering total. Namun para ahli memperkirakan laju penurunan dari tahun ke tahun semakin cepat, sehingga diperkirakan hanya 20 tahun ke depan Danau Tiberias akan kering total.

Mengapa penting membahas muka air Danau Tiberias? Karena hal ini berkaitan dengan saat kemunculan dajjal yang diceritakan dari sahabat Rasulullah s.a.w. Tamim Ad-Dari r.a. sebagaimana diceritakan dalam hadits dari Fatimah binti Qais r.ah.

dari Fatimah binti Qais r.ah.  berkata:  “Saya mendengar juru panggil Rasulullah s.a.w. menyeru: Shalat Jama’ah! Shalat jama’ah” (panggilan seperti ini biasanya hanya pada waktu shalat atau apabila ada sesuatu yang sangat penting). Fatimah binti Qais melanjutkan, “Maka saya pun pergi ke masjid dan shalat bersama Rasulullah s.a.w., dan saya berada pada shaf pertama para wanita. Ketika Rasulullah s.a.w. telah selesai beliau duduk di atas mimbar. Beliau tertawa kemudian berkata,’Hendaklah masing-masing tetap di tempat! Tahukah Anda semua mengapa saya kumpulkan?’ Para Shahabat menjawab, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.

Beliau s.a.w. bersabda, ‘Bukan karena suatu kabar gembira, bukan pula karena suatu ancaman, tetapi karena Tamim ad-Dari tadinya seorang pemeluk nasrani lalu dia datang menyatakan keislamannya dan menceritakan kepada saya kejadian yang sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian semua tentang al-Masih ad-Dajjal. Dia menceritakan kepada saya bahwa dia berlayar dengan tiga puluh orang dari Lakhm dan Juzam, lalu ombak besar membuat mereka terombang ambing di lautan sebulan lamanya hingga akhirnya mereka terdampar di sebuah pulau di arah timur matahari. Mereka pun turun dan duduk beristirahat dekat kapal mereka lalu memasuki pulau tersebut. Mereka kemudian bertemu dengan makhluk melata yang dipenuhi bulu. Saking banyaknya bulunya mereka tidak tahu mana bagian depan dan bagian belakangnya. Mereka berkata, Makhluk apakah Engkau ini?’ Makhluk itu berkata, Aku adalah Jassasah (Pengintai).’ Mereka bertanya, Apa itu Jassasah?’ Makhluk tu menjawab, ‘Pergilah kalian menemui laki-laki yang ada di gedung besar sana, dia sangat ingin mendengar berita dari kalian.’

Tamim berkata, ‘Ketika dia menyebut nama seorang laki-laki, kami takut bahwa makhluk itu adalah setan. Maka kami pun bergegas pergi sampai kami menemukan bangunan besar itu lalu masuk ke dalamnya. Di sana ada seorang manusia yang paling besar dan paling kuat yang pernah kami lihat. Kedua tangannya terbelenggu ke lehernya diantara kedua lutut dan sikunya. Kami berkata, ‘Celakalah engkau, makhluk apakah engkau ini?’

Dia menjawab, kalian mampu menemukanku, beritahu saya siapa kalian ini!’ Mereka (Tamim dan rombongan) menjawab, ‘Kami adalah orang-orang Arab, kami naik kapal laut, tiba-tiba ombak pasang dan kami pun terombang-ambing selama satu bulan sampai akhirnya terdampar di pulau Anda ini. Kami pun merapat dan memasukinya. Tiba-tiba kami bertemu dengan makhluk melata yang berbulu sangat lebat sehingga sulit mengetahui mana depan dan mana bagian belakangnya. Kami berkata kepadanya, ‘Celakalah engkau, makhluk apakah kau ini?’ Dia menjawab, Aku adalah jassasah (Pengintai).’ Kami pun berkata, Apakah jassasah itu?’ Dia berkata, ‘Pergilah temui laki-laki yang ada di bangunan besar itu karena dia sangat ingin mendengarkan berita dari kalian!’ Maka kami pun bergegas menemuimu, dan merasa takut dengan makhluk itu dan menyangka dia adalah setan.

Laki-laki besar itu berkata, ‘Beritahukan kepada saya tentang kebun kurma Baisan!’ Kami berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, ‘Tentang pohon-pohon kurmanya, apakah masih berbuah?’ Kami berkata, ‘Ya.’ Dia berkata, ‘Ketahuilah kurma-kurma itu hampir tidak lagi berbuah. Beritakan kepadaku tentang danau Tiberias!’ Kami pun berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, Apakah di sana ada airnya?’ Kami menjawab, ‘Danau itu banyak airnya, ‘Dia berkata, ‘Ketahuilah airnya tak lama lagi akan habis.

Beritahu saya tentang sumber air Zughar!’ Kami berkata, ‘Tentang apanya yang ingin engkau ketahui?’ Dia berkata, Apakah masih banyak airnya? Apakah penduduk sekitarnya memanfaatkan airnya untuk bercocok tanam?’ Kami menjawab, ‘Ya, airnya banyak, penduduk sekitar memanfaatkannya untuk bercocok tanam.’

Dia berkata, ‘Beritakan kepada saya tentang Nabi kaum yang ummi, apa yang telah dilakukannya?’ Mereka menjawab, ‘Dia telah muncul di Mekkah dan tinggal di Yasrib,’ Dia berkata, Apakah orang-orang Arab memerangi mereka?’ Kami menjawab, ‘Ya.’ Dia berkata, Apa yang dilakukannya kepada mereka?’ Maka kami pun memberitahurnya bahwa telah tampak para pengikutnya dari kalangan orang-orang Arab, mereka mematuhinya. Dia berkata, ‘Itu sudah terjadi?’

Kami menjawab, ‘Ya,’ Dia berkata, jika demikian maka yang terbaik bagi kalian ialah mematuhinya. Aku beritahukan kepada kalian siapa sesungguhnya aku ini. Aku adalah Al-Masih, hampir datang waktunya aku diizinkan keluar, lalu akan berjalan mengelilingi bumi, tidak satu kampung pun yang tidak kusinggahi dalam waktu empat puluh malam kecuali Mekkah dan Thaibah karena keduanya diharamkan atasku. Setiap kali aku berusaha untuk memasuki salah satu dari keduanya aku akan dihadang oleh Malaikat yang memegang pedang mengusir saya menjauhi kedua kota itu. Setiap celah kota itu dijaga oleh para malaikat.”

Fatimah binti Qais (perawi hadits) berkata, “Rasulullah s.a.w. menghentakkan tongkat beliau ke mimbar dan berkata, ‘Inilah Thaibah, inilah Thaibah (maksud beliau Madinah). Bukankah saya pernah menyampaikannya hal seperti ini kepada kalian?’ Para hadirin menjawab, ‘Benar,’ Beliau s.a.w. melanjutkan, ‘Sesungguhnya apa yang disampaikan oleh Tamim membuatku kagum karena sesuai dengan yang pernah saya sampaikan kepada kalian tentang Dajjal, Madinah dan Mekkah. Dia berada di laut Syam atau laut Yaman; bukan, tetapi dia ada di timur, dia ada di timur, dia ada di timur!’ Beliau pun memberi isyarat dengan tangannya ke arah timur. Fatimah melanjutkan, “Maka saya pun menghafalnya dari Rasulullah s.a.w.. (H.R. Muslim)

Hadits di atas adalah hadits shahih maka selayaknya kita mengimaninya. Maka benar bahwa keringnya Danau Tiberias adalah salah satu dari sekian tanda kemunculan Dajjal.

Lihat : https://seteteshidayah.wordpress.com/2012/09/11/misteri-dajjal-jilid-2/

Walaupun tidak benar dalam kurun waktu 10 tahun terakhir air muka Danau Tiberias turun sapai 16 meter (melainkan hanya 5 meter saja) namun jika prediksi para peneliti di Israel benar bahwa air danau Tiberias habis total pada kurun 20 tahun ke depan, maka tidak mustahil saat kedatangan dajjal memang sudah semakin dekat. Dalam berbagai hadits yang masyhur disebutkan bahwa Dajjal akan muncul di  tengah berkecamuknya malhamah al-kubro (perang armagedon) yang dipimpin oleh Al-Mahdi.

Wallahua’lam.

TULISAN LAINNYA

https://seteteshidayah.wordpress.com/2012/09/11/misteri-dajjal-jilid-3/
https://seteteshidayah.wordpress.com/2012/09/11/misteri-dajjal-jilid-4/
https://seteteshidayah.wordpress.com/2012/09/11/misteri-dajjal-jilid-5/
https://seteteshidayah.wordpress.com/2012/09/11/misteri-dajjal-jilid-6/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s